Category: Berita

Mantan Bintang Arsenal Sebut Tarif Zaha Kemahalan

No Comments
Mantan Bintang Arsenal Sebut Tarif Zaha Kemahalan

Arsenal memberlakukan Wilfred Zaha menjadi target utamanya di jendela transfer musim panas ini. namun mantan bintang mereka, Paul Mariner, memandang jika mantan timnya tak harus merekrut pemain Crystal Palace itu.

Kemampuan bukanlah jadi problem untuk Paul Mariner. Dia justru menyoroti biaya selangit yang dipasang Crystal Palace untuk pemain sayap mereka itu. Ya, tim dari London itu cuma siap melego Zaha apabila terdapat tim yang berani menebus 80 juta poundsterling.

Penyebab ini juga yang membikin mantan ujung tombak itu menolak. Dia berkeyakinan jika Wilfred Zaha ya tak layak dihargai dengan nilai setinggi ini.

“Palace benar menuntut duit semaksimal ini. Namun apakah aku rasa ia pantas dengan tarif segitu? Sama sekali tak. Lantas apakah ia bakal pantas dengan penampilan Arsenal? Aku ragu, ” tutur bintang yang berjersey The Gunners dari 1984 sampai 1986 lalu sebagaimana ditulis Tribal Football, Rabu (10/7).

“Saya kira terdapat ketidak konsistenan dengan bintang yang bakal dihargai senilai 80 juta punds. Begitu juga dengan pihak tim yang rasa-rasanya tak punya duit semaksimal ini. Jadi bisa jadi mereka dapat memburu peman lainnya dengan tarif yang lebih murah dan memiliki kemampuan setara, ” dia melanjutkan.

Pada kompetisi musim 2018-2019 silam, Wilfred Zaha main di sepuluh laga Premier League. Dia berhasil mencetak sepuluh goal dan sepuluh assist. Penyebab ini juga yang membikin The Gunners kepincut mau menggaetnya.

Laga Tottenham kontra Liverpool Bakal Menjadi Pertarungan Raksasa

Laga Tottenham kontra Liverpool Bakal Menjadi Pertarungan Raksasa

Hugo Lloris memperhitungkan pertandingan laga pamungkas Liga Champions antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool bakal jadi pertarungan raksasa. Apalagi, ke 2 kesebelasan telah lumayan saling mengenal kedalaman dan kelemahan masing-masing.

Laga Tottenham Hotspur melawan Liverpool bakal bergulir di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, pada 1 Juni 2019. Tampil dalam laga pamungkas Liga Champions adalah peluang perdana Tottenham, sementara Liverpool merupakan kesebelasan punya status finalis musim kemarin.

“Liverpool merupakan tim raksasa, punya history mengagumkan, dan kompetisi musim yang luar biasa. Mereka mendapat leg ke 2 yang luar biasa di semi-final vs Barcelona, ” tutur Hugo Lloris diberitakan Football5star. com dari Sky Sports.

“Sungguh, pertandingan ini bakal jadi pertarungan raksasa. Ke 2 kesebelasan jelas saling mengenal kedalaman dan kelemahan sendiri-sendiri, namun konteksnya amat lain dengan Premier League, ” katanya.

Untuk Lloris, kesuksesan kesebelasannya melaju menuju laga pamungkas Liga Champions kompetisi musim ini adalah sesuatu yang mengesankan. Dia juga meminta kesebelasan berjulukan Spurs bisa membikin history anyar dengan mengangkat trofi.

Spurs dapat melaju menuju laga pamungkas dengan menghempaskan Ajax di semi-final. Walau agregat usai dengan score 3-3, tim bimbingan Mauricio Pochettino melaju karena agresivitas goal tandang.

Di sisi lain, Liverpool menyudahi Barcelona usai menuai kemenangan cemerlang. Ya, usai mendapatkan hasil negatif 0-3 di Stadion Camp No, anak didik Juergen Klopp bisa membalikkan situasi. Kubu beralias The Reds berhasil menuai kemenangan 4-0 kala tampil dalam Stadion Anfield.

Bernardo Silva Akui Manchester City Sempat Gugup

No Comments
Bernardo Silva Akui Manchester City Sempat Gugup

Bernardo Silva mengaku jika Manchester City sempat merasakan gugup ketika menghadapi Tottenham Hotspur. Semua ini berlangsung ketika ke 2 tim balik lagi berjumpa untuk yang ke 3 kalinya di dalam jarak 12 hari.

Manchester City menang 1-0 vs Tottenham Hotspur via goal yang dicetak oleh Phil Foden. Satu-satunya goal yang terjadi di pertandingan ini membikin mereka balik lagi unggul 1 angka dari Liverpool.

“Kami paham usai laga 3 hari yang lalu (leg ke 2 Liga Champions), kami seharusnya memberi respons. Kami mau mempertahankan kans perburuan piala Liga Primer masih terus hidup, ” tutur Bernardo Silva dikutip Football5star dari Sky Sport.

Manchester City tetap punya 4 laga sisa di Liga Inggris. Mendekati titik penghujung, Bernardo mewajarkan jika mereka dilanda kegugupan.

“Kami gugup sebab kami berupaya untuk Liga Primer. Terus terdapat tekanan di laga kayak ini (melawan Tottenham). Kami merasakan suasananya. Para fans spektakuler hari ini, sebagaimana mereka 3 hari kemarin. Kami mesti mengucapkan terima kasih untuk mereka sebab tanpa mereka tak mungkin kami berupaya kayak ini. ”

Di dalam 4 laga sisa, mereka bakal menjalani Derbi Manchester. Laga ini digadang-gadang menjadi laga penentu siapa yang bakal mengangkat trofi Liga Inggris. Sebab apabila mereka bisa melalui The Red Devils, kesempatan mereka mengangkat trofi makin terbuka.

“Saya kira ini merupakan laga yang spektakuler, amat sukar. Ini merupakan kemenangan besar, 3 angka. Kini kami memusatkan perhatian pada pertandingan selanjutnya kontra Manchester United. Terdapat 4 laga tersisa dan kami perlu 4 kemenangan, ” beber Bernardo Silva.

Capello: Ronaldo Pemenang, Messi Pemain Genius

No Comments
Capello: Ronaldo Pemenang, Messi Pemain Genius

Bekas juru tak-tik AC Milan serta Real Madrid, Fabio Capello, membandingkan Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi. Berdasarkan Capello, Ronaldo merupakan salah satu jawara serta Messi bintang yang genius.

Di dalam sekitar 1 dasawarsa terakhir, Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi dinilai sebagai 2 pemain paling baik di dunia. Mereka tampak seperti berlomba guna memenangkan trofi bareng tim yang dibelanya masing-masing.

Capello mengakui kemampuan Ronaldo yang sangat kuat. Namun begitu, ia memandang tak banyak bintang genius seperti Messi sepanjang sejarah sepakbola.

“Cristiano Ronaldo merupakan pesepak bola yang mengesankan, namun Lionel Messi bintang yang genius, ” tutur Fabio Capello.

“Ada 3 pemain genius sepanjang sejarah sepakbola, yaitu Pele, (Diego) Maradona serta Messi. Ronaldo amat hebat sebab membikin Kamu mendapat seluruh piala, namun Messi merupakan pemain yang genius serta lain, ” katanya.

“Saya berjumpa Messi saat ia masih berumur 16 tahun serta aku terkesima. Ia berbuat hal yang seperti sekarang, namun setingkat lebih muda dua puluh tahun sebab tercipta sebagai bintang yang genius, ” tutur Capello.

“Dia membuat hal-hal yang tak dipandang para pemain lainnya. Ronaldo membikin dirinya sebagai salah satu jawara, namun tak genius, ” tutur lelaki berumur 72 tahun itu.

Kapten AS Roma Akui Lazio Main Lebih Baik

No Comments
Kapten AS Roma Akui Lazio Main Lebih Baik

Kapten AS Roma, Danielle De Rossi, tidak bisa melakukan banyak ketika skuatnya ditumbangkan Lazio di Stadio Olimpico. Di partai itu, Giallorossi harus menelan kekalahan dengan skor telak 0-3.

De Rossi mengaku anak didik Simone Inzaghi itu berlaga jauh setingkat lebih bagus daripada skuatnya. Di pertandingan itu mengakui kesebelasan rival menang di semua sektor serta layak mendapat kemenangan.

“Mereka berlaga setingkat lebih baik hari itu serta hal tersebut tak perlu dipertanyakan lagi. Kami seharusnya mengevaluasi penampilan setelah itu sebab masih tersisa Liga Champions yang perlu dihadapi beberapa hari ke depan, ” jelasnya menurut dilansir melalui Football Italia.

“Mereka terus memiliki momentum guna mengakusisi performa, mencakup di dalam duel 1 lawan 1. Itu tentang kemampuan serta aku harus akui jika mereka main jauh setingkat lebih menarik hari ini, ” tutur De Rossi menambahkan.

Sehabis laga itu, AS Roma sudah harus mempersiapkan diri menjalani pertandingan tandang kontra FC Porto. Hasil seri sebenarnya cukup untuk kesebelasan ibukota guna maju menuju 8 besar berbekal kemenangan 2-1 pada leg pertama.

Neuer Puas Tahan Imbang Liverpool di Anfield

No Comments
Neuer Puas Tahan Imbang Liverpool di Anfield

Penjaga gawang Bayern Munich, Manuel Neuer, senang dengan kesuksesan kesebelasannya menahan seri Liverpool di Anfield.

“Kami paham apa yang menanti kami di Anfield. Liverpool punya sejumlah pemain cepat di depan. Namun, kami bekerja sama dengan optimal serta kompak. Kami mau mencapai hasil yang bagus. Sayangnya, rival juga clean sheet, ” tutur Neuer pada website resmi tim.

Liverpool bermain seri 0-0 dengan Bayern di leg perdana fase enam belas besar di Anfield, Rabu (20/2) dini hari WIB. Di partai itu, Liverpool tertinggal tipis tentang penguasaan bola.

The Reds hanya memiliki penguasaan empat puluh sembilan persen serta Bayern memimpin dengan 51 persen. Dari segi tembakan yang dilepas, tuan rumah menang jauh.

Terdapat 15 tendangan dengan 2 yang mengacu menuju gawang. Sedangkan Neuer cs hanya memiliki 9 tendangan, tanpa ada yang mengacu ke sasaran.

“Selalu bagus buat menyarangkan goal pada pertandingan tandang, namun kemungkinan kami tidak begitu banyak persen pada sektor serang sebab team saya sangat sibuk dalam pertahanan. Posisi kami tak terlampau jelek. Sebelum laga, kami bakal menyatakan pencapaian seri tanpa goal lumayan baik, ” tutur Neuer.

Dengan pencapaian itu, siapa saja yang memenangkan pertandingan di leg ke 2 bakal melaju ke fase perempat-final. Bayern cukup diuntungkan sebab bakalan berlaga di kandang mereka, Allianz Arena.

Piala FA Jadi Piala Paling Realistis buat MU

No Comments
Piala FA Jadi Piala Paling Realistis buat MU

Kesuksesan Manchester United menghajar Reading 2-0 pada fase ke 3 Piala FA membikin juru tak-tik Ole Gunnar Solskjaer memasang incaran tinggi. Dia memandang jika trofi Piala FA dapat digenggam kesebelasannya di kampanye musim ini.

Meski kompetisi tertua sejagat itu masih relatif lama, Solskjaer yakin jika cuma Trofi FA lah piala yang sangat realistis buat kesebelasannya sekarang. Apa yang ia ucapkan jelas tidak luput dari keberadaan MU pada klasemen sementara Liga Premier Inggris dan rival berat yang bakal dihadapi di Liga Champions.

“Kami telah melalui pekan-pekan sibuk yang luar biasa serta kini Piala FA merupakan turnamen yang hebat. Kamu dapat memenangkannya serta akhirnya itu merupakan piala yang dapat kami perjuangkan sekarang,” tutur Solskjaer pada BT Sport.

“Saya tak berpikir prospek tentang pekerjaan namun pastinya aku menginginkan piala. Kamu berada di Piala FA serta Liga Champions dan aku kira kami tak dapat memborong terlampau banyak angka di liga, jadi kemungkinan kesempatan paling besar kami buat mengangkat gelar ialah Piala FA,” dia melanjutkan.

Setan Merah sekarang ada pada tempat ke 6 bersama koleksi 38 angka. Mereka unggul 6 poin dari Chelsea yang ada pada peringkat ke 4 sebagai batas akhir zona Liga Champions. Sementara di turnamen Eropa, Paul Pogba serta kolega mesti berseteru dengan Paris Saint-Germain pada fase enam belas besar.

Matuidi Mau Gantung sepatu Usai Juarai Piala Erop

No Comments

Punggawa tim nasional Prancis, Blaise Matuidi mengakui mau menghentikan kariernya pada tingkat internasional usai memenangi Piala Eropa di tahun 2020 mendatang. Dia pun mengakui sempat punya niat buat gantung sepatu dari tingkat internasional usai Piala Dunia 2018 kemarin.

Pada Piala Dunia 2018 kemarin, Matuidi adalah satu dari sekian banyak bintang utama dari Les Bleus. Walau telah berumur 31 tahun, punggawa Juventus ini masih jadi satu dari sekian banyak bintang yang sering kali diandalkan oleh pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps.

“Jujur, aku pernah punya pikiran buat menghentikan karier internasional aku usai sukses mengangkat trofi Piala Dunia. Pilihan buat menghentikan karier saat ada di puncak adalah hal yang mudah buat dikerjakan,” kata Matuidi dilansir melalui ESPN.

“Namun, aku masih percaya tim Prancis ini masih dapat jadi kesebelasan yang mendominasi serta keluar menjadi jawara pada turnamen Piala Eropa 2020 nanti. Setelah itu, barulah aku bakal mengambil keputusan buat gantung sepatu. Aku mau menghentikan karier saat ada di puncak,” lanjut bekas punggawa Paris Saint-Germain itu.

Selama 8 musim berkarier pada tingkat Internasional, Matuidi sudah memborong 72 caps serta bisa menyarangkan 9 goal. Dia pertama kali mencapatkan caps bareng tim nasional Prancis di tahun 2010 lalu bareng Laurent Blanc. Saat itu, dia masih berlaga buat Saint-Ettiene.

Dalam laga berikutnya, Matuidi serta tim nasional Prancis bakal melawan Belanda pada turnamen Nations League serta Uruguay di pertandingan uji coba. Ke 2 pertandingan itu bakal jadi yang terakhir buat kesebelasan ayam jantan pada tahun 2018.

Luis Milla Belum ke Indonesia, Pecinta Tim Nasional Galang Dana buat

No Comments

Beberapa akun yang mengakui menjadi pecinta tim nasional menggagas satu gerakan bertajuk Donasi buat PSSI di media sosial instagram.

Banyak akun yang tergabung di antaranya @garudarevolution, @seputar_bola, @rotitv_, @beritatimnas. id, @stadiongelorabungkarno, @timnasrevolution, @garuda_media, @garudasignal, @quote. sepakbola. indonesia, @pengamat. tim nasional membikin gerakan “Donasi buat PSSI” guna mengumpulkan duit harga tiket pesawat yang bakal diberi ke PSSI.

Penggalangan biaya bakal dilakukan sampai empat November nanti lewat website Kitabisa. com.

Mereka yang mengatakan dirinya pecinta tim nasional itu memburu duit senilai Rp 50 juta, tapi mereka menyatakan bakal memberi duit berapapun yang terkumpul ke PSSI saat empat November.

Drama tarik ulur antar PSSI serta Luis Milla tengah berlanjut sampai sekarang, kurang dari 1 bulan penyelengaaraan Piala AFF 2018.

Luis Milla tak kunjung pun memberi jawaban sampai deadline penghujung yang diberi PSSI pada Selasa (16/10).

Pada awalnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, telah menyatakan jika kejelasan nasib Luis Milla diserahkan ke Exco PSSI.

Tapi, hingga sekarang Exco PSSI terus tidak melakukan diskusi guna dapat mengambil keputusan nasib Luis Milla.

“Kami tak kunjung diskusi serta masih baru rapat saja, mungkin baru hari Minggu (21/10) rapatnya, ” tutur Refrizal, seorang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI kala ditemui wartawan diantaranya BolaSport. com.

Tersedia laporan yang mengungkapkan jika Luis Milla telah memesan tiket buat datang menuju ke Indonesia.

Laporan ini juga dipungkiri oleh Refrizal yang mengungkapkan jika Luis Milla tengah ada di Spanyol serta menanti laporan berikutnya melalui Exco PSSI.

“Makanya kami bakal cepat diskusi dulu sebab jika tak tersedia kepastian dari kami, ia takkan bergabung menuju sini, ” tutur lelaki berumur 55 tahun itu.

 

Tatap Piala Dunia, U-19 Indonesia Hadapi Ujian Awal

No Comments

Besok, Kamis (18/10/2018) tes perdana tim nasional U-19 Indonesia di perhelatan Piala Asia U-19 2018 digelar.

Piala Asia U-19 2018 yang diselenggarakan di Indonesia bakal dilangsungkan 18 Oktober sampai 4 November.

Tim nasional U-19 Indonesia dibawah komando Indra Sjafri masuk ke pada Grup A bareng Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, serta Taiwan.

Di pertandingan perdana, tim nasional U-19 Indonesia bakal melawan Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018) pukul 19. 00 WIB.

Pertandingan Grup A yang dihuni tim nasional U-19 Indonesia seluruhnya bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Di fase penyisihan grup itu, Indonesia serta semua peserta lainnya bakal berlaga setiap 3 hari sekali.

Tim nasional U-19 Indonesia bareng 3 peserta lainnya bakal memperebutkan 2 tiket menuju fase berikutnya.

Nantinya 4 kesebelasan yang menembus ke paruh semi-final otomatis menembus Piala Dunia U-20 2019 Polandia.

Di dalam persiapan Piala Asia U-19 2018, tim nasional U-19 Indonesia telah berbuat 4 uji tanding.

Pencapaian 4 persahabatan tidak mengesankan. Garuda Nusantara mendapat 1 hasil positif, 1 imbang, serta menderita 2 kalah.

Terbaru tim nasional U-19 Indonesia cuma bisa mengatasi perlawanan Yordania 3-2, Sabtu (13/10/2018).

Sebelumnya main seri 2-2 melawan Thailand, lantas menderita 2 hasil negatif 0-3 melalui Cina serta 1-2 dari Arab Saudi.